Membeli Tinta

Kapan hari, tinta warna di tempat saya kerja habis. Kemudian saya pergi ke toko ATK untuk membeli tinta warna printer tersebut, tidak lupa saya membawa contoh jenis tintanya, dengan membawa contoh tinta yang berwarna hitam.

Sesampainya ditoko, saya lupa jika harus membeli tinta warna. Karena contoh yang saya bawa tinta hitam, maka saya bertanya pada mbaknya “Mbak ada tinta kayak gini? Yang warna hitam?”. “Sebentar ya mas saya cek”, kata mbaknya. “Oke mbak” sahut saya.

“Oh yang hitam habis mas, tinggal yang warna”. Kata mbaknya, saya berfikir sejenak. “Yasudah mbak, nggak jadi”. Padahal seharusnya memang tinta hitam yang saya cari.

Lalu saya pergi menuju ke motor, hendak menaikinya, lalu tersadar bahwa yang saya butuhkan memang yang tinta warna, “Aduh goblok” meneriaki diri sendiri dalam hati.

Dengan perasaan malu saya kembali ke mbaknya dan bertanya sambil tersenyum bodoh “Mbak, beli yang berwarna saja kalau gitu” seolah sedang tidak ada yang salah. Tentu saja mbaknya menyadari bahwa aku sedang lupa, sambil tersenyum dengan raut yang menertawakan kebodohanku.

~ Secangkir semangat, dengan kopi Kapal Api ~

Leave a Comment